Kiat budidaya lobster air tawar agar hasil maksimal

Lobster air tawar

Budidaya lobster air tawar belakangan ini sangat menarik perhatian para pembudidaya. Lantas apa penyebabnya?. Budidaya lobster terbilang cukup mudah dan lobster ini mimiliki permintaan yang tinggi dipasaran. Lobster menjadi banyak incaran para konsumen. Karena seperti yang kita tahu lobster selain memiliki rasa yang lezat juga memiliki gizi yang tinggi.


Daftar isi:


Lobster adalah salah satu makanan dengan sumber protein yang tinggi. Protein memang sangat penting bagi tubuh kita, bahkan kandungan protein dari lobster lebih tinggi dari ayam dan sapi loh temen-temen.


Tidak diragukan lagi kalau lobster menjadi banyak incaran para konsumen karena kandungan gizinya. Hal tersebut membuat budidaya lobster air tawar sangat menjanjikan. Sebagian orang berpikir bahwa budiday lobster akan sangat susah untuk membudidayakan lobster ini. Namun ternyata cukup mudah untuk budidaya lobster air tawar. Namun tetap membutuhkan ketelitian dan ketekunan ya temen-temen untuk menjalankan budidaya lobster air tawar.

Lobster air tawar atau crustacea inilah yang bisa hidup di air tawar. Lobster ini cenderung hidup di air bersih dan mengalir serta lobster suka hidup di lubang-lubang. Lubang sebagai tempat persembunyian. 


Budidaya lobster dapat dilakukan dengan akuarium, kolam terpal atau kolam semen. Jadi jika kamu tidak mempunyai lahan yang luas kamu tidak perlu pusing memikirkannya. Modal untuk budidaya pun tidak terlalu mahal. Jadi bisa dilakukan oleh siapa saja. Agar budidaya dapat berjalan dan menghasilkan panen yang memuaskan mari kita simak langkah-langkah budidaya berikut ini.


Cara budidaya lobster air tawar:

1. Membuat kolam

Kolam terpal Lobster air tawar
Kolam lobster air tawar dengan terpal

Aquarium lobster air tawar
Budidaya lobster dengan media aquarium

Budidaya lobster bisa dilakukan dengan kolam terpal, kolam tembok ataupun diakuarium. Baik dengan kolam terpal, tembok maupun akuarium kurang lebih sama proses budidaya lobster ini. 

Lobster air tawar ini hidup di air bersih dan suplai oksigen yang cukup. Air yang kotor dan kurangnya kadar oksigen membuat kesehatan lobster menjadi tergangu. Dan pastikan bahwa air tidak tercemar bahan kimia yang bisa membahayakan bagi lobster.

Aliran air bisa dengan menyiapkan paralon untuk air masuk dan air keluar. Karena kolam yang kekurangan sirkulasi air membuat kolam menjadi kotor. Kolam yang kotor membuat sarang penyakit yang nantinya akan membahayakan bagi lobster.

Kadar oksigen didalam kolam juga sangat penting. Aerator bisa menjadi salah satu solusi untuk suplai oksigen. Atau kamu bisa membuat sendiri venturi kolam yang dihubungkan dari pompa air.  Kamu bisa membeli alat alat tersebut di toko online seperti bukalapak, tokopedia atau toko online yang lainnya.

2. Membuat persembunyian lobster

Tempat persembunyian dapat dibuat dengan paralon, bambu, batu bata atau yang lainnya yang bisa digunakan lobster untuk sembunyi. Tempat sembunyi ini nantinya harus dibersihkan secara rutin rutin.

3. Penebaran benih

Benih bisa anda dapatkan dengan membeli benih dari peternak atau anda juga bisa melakukan pembenihan sendiri. Akan tetapi akan lebih bagus jika benih yang didapat adalah hasil dari pembenihan sendiri. 

Pilihah benih yang bagus sekitar umur 2 bulan. Sedikit tips untuk memilih benih yang bagus. Berikut ulasannya

Cara memilih benih lobster air tawar:

  • Hindari pembelian benih secara online. Karna kamu tidak bisa melihat langsung kualitas benih. Kecuali penjual benih online tersebut dapat dipercaya.
  • Pilihlah lobster yang berwarna biru segar. Jangan pilih yang pucat.
  • Aktif bergerak. Lobster yang sehat cenderung untuk aktif berberak
  • Tidak ada parasit di tubuh lobster

Sebelum benih di tebar sebaiknya benih dilakukan proses aklimatisasi atau penyesuaian. Kamu bisa melakukan penyesuaian lobster dengan ember atau kolam khusus. Masukan sedikit air kolam yang akan digunakan untuk budidaya kedalam ember atau kolam khusus. Lakukan karantina lobster kurang lebih 1-2 hari. Proses karantina bertujuan agar lobster tidak kaget yang nantinya akan berakibat kematian.

Setelah lobster selesai dikarantina kamu sudah bisa menebar benih tersebut ke kolam utama. Tebarlah benih lobster dengan kepadatan sekitar 20 – 40 ekor/ m2 dengan kedalaman air 25-30 cm.

4. Pemeliharaan

Budidaya lobster air tawar

Menurut Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) lobster air tawar merupakan hawan omnivora yang bisa memakan apa aja. Kamu bisa memberi makan lobster berupa plankton, cacing atau juga lumut. Atau juga dengan pakan pabrikan berupa pelet.

Pakan pabrikan memang lebih praktis digunakan, akan tetapi sebaiknya kamu mengkombinasikan antara pakan pabrikan dengan pakan alami. Pakan alami seperti cacing, lumut, kecambah atau wortel.

Kombinasi pakan bertujuan agar gizi lobster tercukupi dan lobster tetap sehat. Berilah pakan bertahap sedikit demi sedikit. Lobster biasanya akan lapar kembali setelah 2-3 jam makan.

Sirkulasi air sangat penting, maka kamu harus rutin untuk mengganti air. Kadar oksigen dalam air serta kualitas air yang buruk membuat lobster mudah terjangkit penyakit.

Setidaknnya ada air mengalir walau tidak besar serta kamu bisa menambahkan aerasi kolam agar oksigen pada kolam tercukupi. Jika air yang didapatkan berasal dari sungai atau sumber air yang dirasa kotor kamu bisa menggunakan biofilter sebelum air masuk ke kolam utama.

5. Panen

Panen lobster biasanya pada usia 6-8 bulan, namun kamu bisa mamanen sebelum waktu tersebut jika permintaan pasar sedang tinggi. Namun semakin besar ukuran lobster tentu harganya akan lebih tinggi.

Seperti itu lah langkah langkah budidaya lobster air tawar. Semoga dengan artikel ini bisa membuat pembaca tergugah dan semangat untuk budidaya lobster air tawar ini.

Post a Comment

0 Comments