6 jenis peyakit ayam yang seharusnya peternak tau dan cara mengatasinya

Jenis penyakit ayam

Peternak ayam sudah seharusnya mengetahui jenis penyakit yang biasanya menyerang ayam yang kita ternakan atau pelihara. Kita dapat mengenali penyakit ayam baik dari gejala dan penyebabnya. Agar nantinya peternak ayam dapat mengambil langkah yang tepat.

Ulasan dibawah ini akan menjelaskan beberapa penyakit yang biasanya menyerang ayam. Gejala, penyebab dan cara mengobatinya akan dijelaskan satu persatu sesuai penyakitnya. Apabila cara pengobatan yang ada diulasan ini tidak mengobati ayam, maka dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter hewan terdekat.

Jenis-jenis penyakit pada ayam

1. Penyakit tetelo

Penyakit tetelo atau Newcastle Disease (ND) adalah penyakit yang sering kali menyerang ayam. Penyakit tetelo termasuk jenis penyakit yang sangat menular yang sering ditemukan di seluruh dunia. 

Penyakit ini disebabkan oleh virus keluarga paramyxovirus. Virus ini biasanya muncul pada pernapasan, saraf dan diare pada ayam.

Tetelo biasanya tertular karena kontak langsung dengan ayam yang sebelumnya sudah terjangkit virus ini. Ayam yang terjangkit tetelo dapat menularkan virus melalui kotorannya. Penularan virus ini juga dapat melalui kotoran pernafasan, makanan, air dan bahkan pakaian manusia yang terkontaminasi.

Gejala

Ayam yang terjangkit tetelo biasanya telihat lemas, pucat, tidak mau makan. Paruh ayam biasanya berlendir serta diare.

Pencegahan dan pengobatan

Karena tetelo adala penyakit yang disebabkan oleh virus maka pencegahan terhadap tetelo dapat dilakukan dengan vaksinasi ND. Untuk pengobatan tetelo sampai saat ini belum ada obat yang pasti dapat mengobati tetelo. Ayam yang terkena tetelo sebaiknya dipotong dan dibakar, agar tidak menularkan penyakit ke ayam-ayam lainnya.

2.Penyakit pilek

Penyakit pilek atau coryza atau juga biasa disebut snot adala penyakit yang disebabkan karena virus atau bakteri. Penyakit ini menyebabkan iritasi dan peradangan pada saluran pernapasan ayam. 

Penyakit yang disebabkan karena bakteri atau virus ini dapat menular dengan sangat cepat melalui udara ataupun kontak langsung dengan ayam yang sudah terjangkit terlebih dulu.

Gejala

Ayam terlihat lemas, sesak napas, bersin, batuk dan ngorok. Paruh dan hidung biasanya berlendir dan matanya berair.

Pencegahan dan pengobatan

Untuk pencegahan penyakit pilek adalah dengan menjaga lingkungan ternak ayam tetap bersih. Kebersihan kandang dan air minum ayam harus tetap terjaga kebersihannya. Ayam juga dapat divaksinasi setiap 3 bulan sekali untuk mencegah penyakit coryza ini. 

Untuk obat ayam pilek sendiri dapat menggunakan obat antisnot yang diberikan setidaknya 5 hari berturut-turut.

3. Flu burung

Flu burung adalah penyakit pada unggas termasuk ayam yang disebabkan karena virus. Sama halnya dengan penyakit flu pada manusia flu burung juga disebabkan karena virus influenza. Virus influenza telah beradaptasi sehingga dapat menyerang unggas. Namun virus influenza yang menyerang unggas ini bisa sangat berbahaya. Ternak ayam yang terinfeksi virus flu burung dapat berdampak pada kerugiaan ekonomi yang sangat besar.

Gejala

Ayam berhenti bertelur, terkadang ayam mengalami diare, wajah ayam menjadi bengkak, jengger dan pialnya membiru, terkadang terdapat bitnik-bintik di kaki dan jengger ayam.

Pencegahan dan pengobatan

Guna mencegah ayam ternak kita terjangkit virus flu burung dapat dilakukan vaksinasi, menghindari kontak langsung antara ayam sehat dengan ayam yang terjangkit virus flu burung. Hal lainnya adalah peternak seharusnya menjaga kebersihan kandang dan menjaga kualitas makan dan minum ayam

Untuk pengobatan ayam flu burung sampai saat ini belum ada obat untuk penyakit ini. Jika ada ayam yang terlihat gejala flu burung segera lakukan pemusnahaan ayam yang terinfeksi sebelum menularkan virus ke ayam lainnya

4. Cacingan

Penyakit cacingan atau helminthiasis biasanya menyerang pada ayam yang diternakan dengan diumbar. Telur-telur cacing yang berada di tanah dengan mudah termakan oleh ayam. 

Cacingan yang masuk ketubuh ayam dapat menyebabkan luka pada usus ayam. Cacing yang biasanya hidup di usus ayam dapat menimbulkan tumbuhnya bakteri yang dapat melukai usus.

Gejala

Ayam cenderung lemas dan tidak bergairah, diare, dan terlihat pucat. Cacingan juga dapat ayam tidak mau untuk bertelur.

Pencegahan dan pengobatan

Untuk mencegah cacingan adalah selalu menjaga kebersihan kandang, usahakan untuk membersihkan kotoran ayam sesering mungkin. Untuk membasmi telur-telur cacing dapat dilakukan penyemprotan desinfektan secara teratur.

Pengobatan ayam yang terserang penyakit ini adalah dengan memberi obat cacing. Obat cacingan dapat dijumpai di toko ternak terdekat ataupun toko online. Berikanlah obat cacing sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

5. Kholera

Penyakit kolera atau yang biasa disebut penyakit berak hijau ini adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri vibrio cholerae. Penyakti kholera ini cukup berbahaya, karena kholera dapat membunuh semua ayam yang diternakan dalam waktu yang singkat.

Gejala

Ayam lesu, ayam susah bernafas dan kadang-kadang ngorok, bobot ayam merosot karena ayam biasanya tidak mau makan dan ayam tidak mau bertelur. Jengger dan pial ayam biasanya membengkak. Serta kotoran ayam encer dan berwarna hijau.

Pencegahan dan pengobatan

Pencegahan penyakit kholera pada umumnya dengan menjaga kebersihan kandang. Lakukan pembersihan kandang sesering mungkin. Serta pisahkan ayam sehat dengan ayam yang terlihat gejala kholera.

Untuk mengobati penyakit kholera dapat dilakukan dengan memberi obat antibiotic yang dapat dijumpai di toko unggas ataupun toko oniline. Namun jika ayam tidak kunjung sembuh dengan antibiotic sebaiknya ayam segera dimusnahkan untuk menghindari penularan ke ayam-ayam lainnya.

6.Berak kapur

Penyakit berak kapur atau pullorum adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri salmonella sp. Ayam yang terjangkit pullorum dapat menularkan pada ayam lain bahkan keturunnannya.

Gejala

Ayam terlihat lesu, nafsu makan berkurang, kotoran ayam mencred berwarna putih dan lengket. Bulu ayam biasanya akan terlihat kusam dan sayap ayam menggantung.

Pencegahan dan pengobatan

Untuk mencegah penyakit pullorum ini yaitu dengan menjaga sanitasi kandang dan membersihkan kandang sesering mungkin. Baik tempat makan dan tempat minum juga untuk diperhatikan kebersihannya. Kamu juga bisa menyemprotkan desinfektan di lingkungan kandang agar ayam sehat tidak tertular bakteri yang masih menempel di kandang.

Obat penyakit pollarum adalah obat antibakteri (sulfa). Berikan pada ayam yang terjankit pollarum dengan dosis secukupnya.


Post a Comment

0 Comments