Cara budidaya porang untuk pemula, bisa ekspor ke luar negri

Budidaya Porang
Budidaya Porang

Belakangan ini budidaya porang memang sedang menjadi perbincangan hangat bagi para pembudidaya di Indonesia. Bagaimana tidak, selain porang memiliki kandungan gizi yang baik, porang yang dikeringkan ternyata mampu menembus pasar internasional seperti china dan jepang.

Memiliki nilai ekonomis yang tinggi membuat banyak orang Indonesia berbondong-bondong membudidayakan tanaman porang ini. Umbi porang kering dijual dengan kisaran harga 300.000 -350.000 rupiah.

Sebelum memulai tahapan budidaya porang terlebih kita harus mengenal dulu apa itu tumbuhan porang. Porang ialah tumbuhan sejenis umbi, yang banyak tumbuh di daerah jawa. yang dapat tumbuh tinggi hingga 1 meter lebih, tanaman ini juga merupakan penghasil umbi yang banyak hidup di hutan tropis.

Di jepang dan cina umbi porang di digunakan/dikelola untuk pembuatan lem dan jelly . Juga diolah menjadi tepung dan biasa dipakai buat bahan campuran bahan baku industri kosmetik dan logistik.

Ohh ya, hampir lupa.. ada beberapa juga tumbuhan yang sangat mirip dengan porang. Berikut adalah penjelasan dan nama/ciri-ciri tumbuhan yang sangat mirip dengan porang.

Walur

Tumbuhan umbi walur mempunyai ciri-ciri warna putih semu kuning dan sedikit berserat dan agak kasar didalamya. Beda sekali dengan Porang yang halus.

Suweg

Tumbuhan umbi suweg malah mempunyai ciri-ciri warna kebalikanya dari umbi WALUR yaitu kuning semu putih, juga mempunyai buntil dan berserat.

Iles-Iles

Tumbuhan umbi iles mempunyai warna putih. Dan memiliki batang hitam loreng putih. Juga daun yang tipis.

Blodor

Tumbuhan umbi blodor adalah salah satu umbi yang memiliki batang pohon yang besar dan lumayan tinggi dari ke 3 umbi yang kami jalaskan tadi,

Itulah penjelasan yang kami ketahui dari ke empat umbi-umbian yang mirip dengan porang.

Dan berikut adalah ciri-ciri tumbuhan porang asli yaitu:

  • ( umbi ) agak kuning semu oren. Tidak mempunyai bintil dan berserat halus .
  • Batang pohon berwarna belang hijau dan putih yang halus .
  • Mempunyai daun yang lebar berwarna hijau agak terang dan lancip/runcing ujungnya.
  • Okeh kalo begitu langsung saja kita belajar ke tahap cara budidaya tumbuhan porang.


Tahapan budidaya porang

1. Persiapan Lahan

Tahap pertama : bersihkan terlebih dulu lahan yang nantinya bakal buat nanem umbi/bibit porang.

Oh iya jangan lupa juga, Usahakan lahan mempunyai cahaya dibawah 80 % kebawah. Karna tidak terlalu bagus juga kalo terlalu terang. Kalo bisa tanem di sekitaran pohon jati, mahoni atau pohon lainya.

Setelah tanah sudah di bersihkan dari tanaman liar/gulma, kemudian buat undukan diameter kurang lebih 50 sampai 60 cm, dengan tinggi kurang lebih 25 sampai 30 cm, agar nanti ketika panen enak untuk di cabut/menggalinya.

Untuk masalah panjang tergantung pemilik lahanya, semakin luas lahan yang kalian garap/pakai tentunya akan semakin banyak juga hasil panen yang akan kalian peroleh nanti.

Baca juga : Cara budidaya bawang merah supaya hasil melimpah

2. Persiapan Bibit Porang

Gambar 2. Contoh Bibit Porang

Tahap kedua : siapkan Bibit porang, di usahakan membeli bibit porang yang kualitasnya bagus dan sehat.

Bibit porang cukup ditanam sekali. Setelah bibit porang yang berumur 3 tahun, maka selanjutnya dapat dipanen setiap tahunnya tanpa perlu penanaman kembali.


3. Penanaman 

Penanaman Bibit Porang
Gambar 3. Penanaman bibit porang

Penanaman Porang sangat baik jika ditanam ketika musim hujan, bulan November sampai Desember adalah waktu yang tepat buat penanaman porang.

Buat lubang terlebih dahulu dengan kedalaman kurang lebih 3 cm ran. Terus Masukan bibit-bibit porang satu persatu ke dalam lubang tanam dengan letak bakal tunas menghadap ke atas. Ingat yah jangan sampai terbalik atau miring.

Tiap lubang di isi 1 bibit saja, dengan jarak tanam sesuai yang di butuhkan. Tutup bibit dengan tanah halus.


4. Pemeliharaan 

Cara memelihara Tanaman porang tidak memerlukan pemeliharaan secara kusus. Tetapi untuk mendapatkan hasil yang maksimal alangkah baiknya kalian rutin  untuk melakukan penyiangan.

Penyiangan yaitu : cara yang Dilakukan dengan membersihkan gulma/rumput liar yang dapat menjadi pesaing tanaman porang nantinya, dalam hal kebutuhan air. Penyiangan berikutnya dapat dilakukan saat gulma/rumput liar muncul.

Oh iya sedulur Zonatani, waspadai juga dengan penyakit lainnya yang bisa menyerang tanaman porang. Contoh salah satunya yaitu:

Terkena bakteri atau jamur, yang nantinya bisa membuat batang dan daunya layu dan membusuk. Biasanya ciri-ciri taneman pohon porang yang terkena bakteri akan mengeluarkan lendir.

Makanya cara Penyiangan sangatlah penting bagi tanaman porang.


5. Pemupukan

Gambar 4. Panen Porang

Saat pertama kali bibit porang di tanam, kalian harus melakukan pemupukan dasar terlebih dahulu. agar pemupukan berikutnya dapat kalian lakukan di taun berikutnya. Atau Pas awal musim hujan. Jenis pupuk yang baik adalah pupuk Urea ,

caranya gampang, tinggal masukan pupuk urea dengan takaran kurang lebih 10 gram saja, di setiap lubang - lubang yang ada bibit porangnya.


6. Panen porang

Panen porang biasanya bisa anda nikmati untuk awal pemaneman yaitu setelah umur tanaman mencapai 2 tahun, atau bahkan ada yang 3 tahun, dan setelah itu tanaman dapat dipanen setahun sekali tanpa harus menanam kembali.

Tanaman porang hanya mengalami pertumbuhan selama 5 sampai 6 bulan tiap tahunnya pada musim hujan. Di luar musim hujan , tanaman mengalami masa i stirahat /dorman yang daunnya akan layu sehingga tampak seolah-olah mati.

Waktu panen tanaman porang dilakukan pada bulan Juli (masa dorma).Umbi porang yang nantinya akan dipanen adalah umbi besar yang beratnya lebih dari 3 kg, sedangkan umbi yang kecil masih bisa ditinggalkan untuk dipanen pada tahun berikutnya.


Prospek budidaya porang

Oh ya sedulur zonatani, ada sedikit cerita juga nih tentang seorang pemulung yang jadi miliarder gara-gara budidaya pohon porang, Paidi namanya.

Menurut harian Kompas.com petani porang asal Madiun yang sebelumnya berprofesi sebagai pemulung kini menjadi miliarder berkat porang.

Dan Kesuksesannya pun tak dibawa sendiri, bpk paidi kini juga mengajak petani-petani di kampungnya buat ikut menanam porang. Awal mula perkenalannya dengan porang saat dia bertemu temannya di Desa Klangon, Kecamatan Seradan, Kabupaten Madiun.

Nah, gimana nih sedulur Zonatani.com sampai sini sudah paham kan tahap demi tahapnya, segitu saja ulasan tata cara menanam umbi porang dari kami.

Selamat mencoba dan sukses selalu, Salam seduluran dari kami Zonatani.com

Post a Comment

0 Comments