Cara ternak murai batu yang baik dan benar


Ternak burung murai batu.

Hallo sedulur Zonatani.com kalian pasti tau kan burung yang indah satu ini, yah betul murai batu.

Buat kalian semua yang sangat hobi dengan burung kicau, pastinya anda tau dong mengenai burung murai batu yang satu ini. Namun sangat disayangkan burung murai batu termasuk burung kicau yang saat ini sudah terancam akibat perburuan yang liar.

Burung murai batu ini penyebarannya berada di Malaysia , pulau jawa bahkan di seluruh pulau Sumatra.

Burung murai batu selain cocok untuk dijadikan sebagai hobi di rumah, burung murai batu ini bisa kalian manfaatkan untuk peluang bisnis yang cukup menjanjikan. Soalnya burung murai batu memiliki suara kicau yang terdengar sangat amat merdu, mempunyai irama atau melodi yang lain sendiri (penyuka murai),bervariasi.

Berikut adalah contoh burung murai batu yang habitat aslinya dari benua asia meliputi Malaysia, Thailand dan Indonesia. Yaitu Memiliki ciri - ciri berwana hitam pada bulu bagian atas bagian bawah berwana oren. Burung murai batu ini memiliki keunikan yaitu dari gaya kicaunya yang indah dan sambil menggoyangkan ekornya yang menawan.

Burung ini sangat digemari oleh para penghobi burung. Pastinya dari kalangan menengah ke atas (bos -bos) ada beberapa Jenis murai batu yang paling banyak dicari ,salah satunya yang berasal dari hutan Sumatra. Yaitu? Murai batu medan.

untuk jenis burung murai batu dari wilayah Kalimantan kurang diminati,karna ada perbedaan harga dari setiap keunikannya. Harga jual burung murai dari kalimantan masih relatif dibawah ketimbang jenis burung murai yang berasal dari Sumatra.

Makanya sedulur zonatani.com apa salahnya kalian mencoba untuk ternaknya di rumah. Karena ternak burung murai batu akhir - akhir ini sudah banyak menjadi salah satu usaha yang cukup populer dan digeluti oleh para penghobi burung. Karena Harganya yang terus meroket di pasarannya.

Tahap/Cara ternak burung murai batu ini bisa di bilang gampang - gampang susah. Soalnya Jika kalian ingin mencobanya, maka ada beberapa syarat yang harus/mesti kalian penuhi yaitu :

  • - ketrampilan
  • - keuletan
  • - ketelitian
  • - kesabaran

Itu semua adalah syarat / pegangan penting bagi kalian yang mau/mencoba beternak murai.

Jika kalian tidak bisa memenuhi syarat dari salah satu syarat tadi maka siap-siap lah nanti dengan hasil yang mungkin bisa membuat kalian kapok atau tidak ingin beternak murai lagi hehehe.

Dari sepengetahuan beberapa pengalaman para peternak burung murai batu, cara beternak burung murai batu yang baik dan benar ada banyak tahapannya, makanya ada banyak tahapan dan hal yang harus kalian perhatikan,supaya berhasil nantinya.

Sebetulnya tingkat kesulitan dari beternak burung murai batu masih bisa diatasi, buktinya sampai sekarang masih banyak juga peternak yang berhasil dan sukses menjalankan ternak burung murai ini.

supaya usaha ternak yang kalian jalankan dapat berjalan dengan baik. Apa salahnya kalian mencoba Syering /minta pendapat Pada para peternak lainya yang sudah berhasil maju (sukses)

Nah berikut adalah rangkuman dari beberapa artikel yang saya baca dan ketahui terbukti keberhasilanya, pastinya dalam beternak burung murai batu. Nah mari kita simak langkah-langkah berikut ini

Cara dalam beternak murai yang benar :

Persiapan lokasi dan pembuatan kandang.

1. Persiapan lokasi yang mau di pake buat ternak

Memilih lokasi mungkin adalah hal pertama yang perlu kalian perhatikan. Bahwasanya ternak burung murai sangat membutuhKan tempat yang nyaman. agar burung murai dapat beradaptasi dengan baik dan tentunya terhindar dari resiko stres.

Syarat penting utama Pemilihan lokasi kandang harus baik ( tenang dan nyaman). syarat pemilihan kandang yang harus di hindari yaitu dari bunyi suara dan keramaian pengendara (mobil/motor). Dan juga harus aman dari ganguan binatang liar.

Usahakan juga tempat untuk penangkaran burung murainya nanti tidak ada burung lain apapun. Soalnya akan dapat mengganggu kelangsungan beternaknya nanti. bahkan bisa membuat burung murai batu mejadi marah dan tidak mau lagi bereproduksi.

Baca juga: Cara ternak burung kacer lengkap dari awal sampai akhir

2. Pembuatan Kandang buat Murai batu

model kandang bisa di sesuaikan dengan keinginan kalian. tapi ada bebarapa hal penting dalam membuat kandang murai batu yang harus kalian perhatikan. yaitu dalam pembuatan kandang dalam beternak murai. Berikut penjelasanya:

pertama kalian harus bentuk kandang sesuai dengan lokasi/tempat yang telah kalian siapkan , dengan ukuran minimal Panjang 80 cm Lebar 80 cm dan Tinggi 180 cm, bahkan bisa lebih. tergantung luas tempat yang kalian punya.

Kandang harus menyentuh langsung dengan tanah yang sudah tercampur dengan kapur. karena tanah yang di campur dengan sedikit kapur nantinya akan berfungsi untuk mengontrol keasaman kotoran yang dapat menyebabkan kandang menjadi lembab ,yang nantinya dapat menimbulkan banyak penyakit.

Kandang juga  harus kalian sekat,bisa dengan triplek,papan,apa tembok sekalian biar kuat,biar nanti terjaga suhu didalamnya,dan kandang tetap terjaga dari ganguan tikus maupun hewan lainya.

Kasih ruang terbuka di luar kandangnya,biar sinar matahari nanti bisa banyak masuk , karena penyinaran sangat baik untuk mejaga kesehatan burung.

Usahakan kandang terlindung dari hembusan angin, supaya burung bisa lebih tenang nantinya.

Kandang juga harus diberikan sirkulasi air untuk minum burung, dengan andanya aliran air dapat membuat burung menjadi semakin nyaman/betah.

Jangan lupa Sediakan juga sarang untuk tempat bertelur burungnya. usahakan kalian mmbeli sarangnya ada beberapa model,mininal 3. Agar nanti si burung murai bisa memilih sarang mana yang lebih cocok dan nyaman. sediakan lampu ukuran 5-10 watt yang berfungsi juga nantinya sebagai penerang dan penghangat dimalam hari.

3. Persiapan induk Murai

Induk burung murai batu yang baik tidak selamanya harus yang harganya mahal. Namun kamu harus pandai-pandai memilih indukan yang tepat, untuk mengengetahui indukan burung murai batu yang baik, kamu bisa mengikuti cara berikut ini. 

Cara memilih induk murai batu :

Indukan Pejantan

Pilih burung murai yang sudah jinak , karena burung yang  jinak akan lebih mudah untuk menangkarnya, Untuk memilih induk disarankan kalian membelinya dari peternak atau hasil penangkaran. Karena akan memudahkan anda mengawali usaha beternak. pejantan harus memiliki umur lebih dari 2 tahun,

Harus jelih memilih kondisi fisiknya,di usahakan yang baik fisiknya jangan sampai ada cacat fisik di kaki, mata, kepala dan sayap.

Ciri - ciri pejantan sehat yaitu:

memiliki napsu makan kuat, gerakan lincah, warna bulu bagus/tidak kusam. Karena burung yang sehat kondisi fisiknya akan semakin mudah untuk diternakan.

Indukan Betina

Burung induk betina harus mempunyai usia kisaran 1 sampai 1,5 tahunan. Oh iya sedulur Zonatani.com sedikit cerita juga nih dari pengalaman pembudidaya murai lainya, biasanya indukan betina katanya kalo di awal bertelurnya kebanyakan tidak jadi atau tidak netas. Wajar telur petama ujarnya.

Pilih betinya yang sehat: Kenapa kalian harus Pilih betina yang sehat, sebabnya kalo kalian pilih indukan betina yang memiliki badan kurus kurang lincah gerakanya itu menandakan bahwa burung kurang sehat,bahaya karena rawan mati.

Makanya kalian harus benar - benar pilih indukan betina yg bagus dan sehat pula . jinak tentunya nilai utama ,harus yang gemuk juga , lincah bergerak dan napsu makanya banyak. Kenapa harus yang jinak, soalnya Pada betina yang jinak biasanya nanti dalam proses pengeraman telur bisa berjalan dengan baik/berhasil.

Kadang ada juga kata pembudidaya yang menyarankan agar pilih betina dengan warna yang agak keabu - abuan , katanya bagus. Namun sebenernya itu bukan menjadi faktor nilai utama dalam memilih betina yang berkualitas. Intinya sehat,lincah,punya nafsu makan yang baik dan ngga ada cacat pada fisiknya,udah itu saja nilai penting dari pemilihan induk betina maupun jantan.

4. pakan burung yang baik

Satu hal dalam beternak burung murai batu, yaitu pemberian pakannya. Memberi pakan burung murai juga termasuk mempunyai nilai penting . makanya Anda harus perhatikan pakan alami pada burung murai, yang berupa serangga seperti jangkrik, cacing, ulat hongkong dan telur semut rangrang (kroto). Saat burung sudah dimasukan ke kandang ternak, di usahakan pakan alami selalu tersedia lebih dari 2 jenis makanan.

Kenapa saya memilih pakan alami? Karena Kandugan pakan yang berkualitas yaitu pakan alami , kenapa,karena burung murai ini juga harus membutuhkan kandungan vitamin, karbohidrat, protein, soalnya mineral yang tersedia dari pakan, yang diberikan nanti akan merangsang hormon birahi baik pejantan maupun betina.

Pemberian tambahan pakan seperti poer juga harus disediakan, karena pada saat pakan seperti serangga kehabisan di kios pakan burung, maka nanti murai batu tetap bisa diberikan makanan pokoknya (poer).

Pemeliharaan Anakan Murai Batu juga bisa di bilang susah -susah gampang, soalnya Pemeliharaan anakan burung murai saat masih kecil sangat rentan dengan kematian, makanya diperlukan beberapa perlakuan khusus dalam merawat anakan burung murai tersebut,di antaranya :

Langkah utama : dalam beternak burung murai setelah burung menetas kalian harus mencermati prilaku induk murai, jika induk bisa menjaga dan memberikan pakan dengan baik, maka yang perlu kita lakukan adalah menambahkan pakan serangga (extra fooding) brupa jangkrik atau kroto supaya nanti anakan murai juga mempunyai gizi yang baik ( terpenuhi gizinya ).

Langkah kedua : harus tau gimana kelakuan induk jantan/betina saat melihat telurnya menetas, yaitu pada saat prilaku induk yang menyimpang, ataupun induk yang tidak suka terhadap anaknya kadang bisa jadi induk pejantan/betina. Karena biasanya indukan akan membuang anaknya dari sangkar. Jadi yang harus kita lakukan adalah mengambil anakan tersebut dan merawatnya sendiri.

Dalam perawatan anakan yang baru berumur sekitar 5-7 hari yang baru di ambil dari sangkar, kalian harus membuat tempat yang hangat, seperti kardus atau sangkar incubator untuk menjaga suhu udara karena anakan sangat rentan dengan suhu udara luar. Berikan pakan alami berupa jangkrik atau kroto yang dicampur dengan pur halus. Berikan pakan sehari minimal 3-5 kali sesuai dengan kondisi burung masih lapar atau tidak, Biasanyasih 2 jam sekali .

Langkah pemeliharaan anakan ini juga bisa sebagai alternatif agar induk bisa cepat produksi kembali. Oh ya anati dalam merawat anakan tadi , Perawatan anakan nantinya kalian lakukan hingga burung bisa makan sendiri.

Melihat pembudidaya burung murai batu sepertinya gampang,banyak yang berhasil, tp sbenarnya bisa di bilang gampang - gampang susah , butuh ketekunan dan kesabaran yang extra ,yang harus benar-benar Anda miliki. Karena untuk mencapai keberhasilan itu tidaklah instan, pastinya butuh proses. Jadi nantinya saat burung yang kalian ternak belum bisa produksi dalam kurun waktu 5-6 bulan jangan frustasi / putus asa..karena dari kebanyakan pembudidaya pasti pernah mengalami hal yang sama.

Sekian dan terimakasih ,semoga isi dari artikel ini bisa sedikit membantu anda dalam mencapai titik keberhasilan. Selamat mencoba dan sukses selalu.

Salam seduluran dari kami Zonatani.com


Post a Comment

0 Comments