Cara menanam kangkung hidroponik dalam rumah praktis

Cara menanam kangkung hidroponik

Zonatani.com siapa di indonesia yang ga kenal sayuran kangkung, yah betull? kangkung adalah salah satu sayuran yang paling sering diolah menjadi makanan oleh kebanyakan masyarakat di Indonesia.

Satu hal yang mungkin belum kalian ketahui, ternyata di dalam kandungan kangkung ada banyak manfaat dan vitamin loh?

Vitamin yang terkandung dalam sayuran kangkung yaitu (A, B, C dan K) natrium, kalium, asam folat dan masih banyak lagi.

Sayuran kangkung juga ternyata memiliki banyak manfaat buat kesehatan tubuh, Antara lain : menjaga kesehatan mata, mencegah terjadinya dibetes, menurunkan berat badan, dan masih banyak lagi manfaat lainya.

Melihat banyak sekali manfaat yang terkandung dalam sayuran kangkung, apa kalian tidak ingin untuk mencoba menanam sendiri sayuran kangkung di rumah? tentunya menarik, Selain menghemat uang dapur, kalian juga bisa menjualnya ke tetangga atau membagi tips cara menanamnya.

Baca juga: Cara budidiaya porang untuk pemula, bisa ekspor keluar negri.

Menanam kangkung  dengan cara hidroponik merupakan salah satu solusi bercocok tanam di lahan terbatas. Soalnya menanam menggunakan metode hidroponik merupakan cara bercocok tanam tanpa menggunakan media tanah, melainkan hanya dengan media air yang di campur dengan nutrisi tanaman.

Cara menanam sayuran kangkung hidroponik ini pun bisa dilakukan oleh siapa saja, melakukan tanam dengan cara metode hidroponik kalian juga tidak perlu mengeluarkan banyak biaya, karena kalian bisa memanfaatkan bahan-bahan bekas seadanya.

Manfaat lain dari menanam kangkung di rumah yaitu: dapat mengurangi polusi,membuat udara sekitar lebih bersih, lingkungan nampak asri juga membantu meningkatkan kadar oksigen dalam rumah menjadi sejuk dan pernapasan jadi lebih plong.

Karena banyak keuntungan yang bisa didapat, kini langsung saja kalian coba menanam kangkung hidroponik sendiri di rumah.

Berikut adalah cara menanam kangkung hidroponik di rumah:

Langkah-langkah menanam kangkung hidroponik

1. Persiapkan media dan benih kangkung

Bahan dan alat yang kalian butuhkan buat menanam kangkung hidroponik bisa kamu dapatkan secara mudah.

Berikut beberapa bahan yang wajib harus kamu siapkan yaitu:

Benih kangkung, pupuk hidroponik atau pupuk organik cair buatan sendiri dan zat pengatur tumbuh (ZPT) semisal atonik (opsional)

Dan ada beberapa alat yang harus kamu siapkan juga seperti: Saringan berbentuk seperti besek plastik

Baskom sebesar besek plastik yang telah disiapkan.

2. Penyemaian Benih

Sebelum melalukan menyemai, kalian harus memastikan terlebih dahulu bahwa benih yang kamu tanam adalah benih yang berkualitas baik.

Untuk memastikan/mengetahui bahwa benih yang kalian beli itu benar berkualitas baik apa tidak berikut penjelasanya :

Kalian cukup Sediakan baskom berisi air, kemudian taruh beberapa benih kangkung di dalam wadah tersebut.

Diamkan benih yang ada di dalam ember yang berisi air itu selama seharian ( 24 jam) jika ada benih yang mengapung maka buanglah, soalnya itu adalah benih yang tidak dapat berkecambah atau pertumbuhannya lambat. (Hanya benih yang tenggelamlah yang nantinya bisa kalian semai/tanam.)

Selanjutnya saatnya kita menyemai benih kangkung.

Ambil kain yang sudah tidak dipakai yang kira-kira kuat untuk menahan air, bungkuslah benih tersebut yang telah direndam tadi menggunakan kain, kemudian siramkan kain yang berisi benih tersebut dengan air hangat secukupnya.

Di usahakan Kain harus sedikit basah , agai nantinya bisa menjaga kelembapan dan benih kangkung cepat berkecambah.

Kapian bisa menaruh kain itu di atas besek atau toples plastik sebagai wadah.

3. Penggunaan Pupuk

Kalian dapat menggunakan pupuk AB Mix untuk nutrisi tanaman kangkung nantinya.

Cara pemberian pupuk AB Mix diantaranya:

Kalian harus Siapkan baskom/ember berisi satu liter air, lalu campur air dalam baskom tersebut dengan 5 ml pupuk A dan 5 ml pupuk B.

Lanjut dengan mengaduk campuran air dan pupuk tersebut hingga menyatu.

Nantinya ketinggian campuran air tersebut maksimal harus mencapai batas bawa besek yang akan ditaruh di atas baskom.

4. Pindahkan Besek

Pemindahan besek ke atas baskom berisi campuran pupuk dapat kalian lakukan dengan cara :

Meletakan besek yang sudah berisi benih kangkung di atas baskom yang berisi larutan pupuk tersebut tadi. Setelah itu, letakkan tanaman tersebut di bawah sinar matahari.

Alternatif lainnya yaitu dengan melakukan fitotropisme. Dengan cara tutup besek dan basekom tersebut menggunakan plastik hitam selama satu hari.

Cara menanam kangkung hidroponik yang efisien adalah dengan cara menanam banyak benih dalam satu wadah.

5. Cara Merawatnya

Merawat kangkung hidroponik bisa di bilang cukup mudah.

Setelah tanaman sudah berumur kurang lebih dua minggu, konsentrasi larutan akan bertambah.

Saat itu juga, kalian perlu menambahkan larutan pupuk, dari 5 ml menjadi 9 ml per satu liter air.

Jika nanti ada bau yang tidak enak sesegeralah kalian ganti dengan larutan pupuk yang baru lagi, kalian dapat memanen dan menikmati kangkung hidroponik setelah 4 sampai 6 mingguan nantinya.

Satu hal yang terpenting saat kalian menanam kangkung hidroponik kalian harus rajin - rajin mengecek pertumbuhan kangkung.

Nah begitulah cara menanam kangkung hidroponik sedulur zonatani.com mulai dari menyiapkan bahan sampai panen, cukup mudah dan tentunya praktis bukan.

Sekarang kalian bisa merasakan menyantap hidangan kangkung dengan hasil menanam sendiri.

Semoga artikel diatas dapat bermanfaat dan membantu buat kalian.

Salam seduluran dari kami zonatani.com

Post a Comment

0 Comments