Cara mudah ternak kelinci pedaging, Terbukti berpenghasilan besar


Zonatani.com  Apa  kalian  pernah memelihara  kelinci? Ternyata, kelinci  juga dapat  dijadikan  sebagai  ladang  emas  loh. Emang  bisa, gimana  caranya?  Nah  ini  dia : Caranya  adalah  dengan  beternak  kelinci pedaging  atau  kelinci  potong.

Mungkin, kalian  baru  mendengar  tentang bisnis  menggiurkan  ini, tetapi  bisnis  ini memang  benar  adanya. Nah, makanya  bila Anda  tertarik  berikut  contoh  analisis  usaha kelinci  potong  yang  dilansir  dari  buku Pengangguran  Kaya  Raya  milik  Wildan Fatoni  terbitan  2016. 

Kelinci  awal  di  diternakkan sejak  2000  tahun  silam  dengan  tujuan keindahan/kelestarian, kelinci  pada  awalnya adalah  hewan  yang  bisa  dikatakan  cukup sulit  dijinakkan (liar). Hampir  di  setiap  negara bahkan  di dunia  ada  saja  yang  memiliki kelinci  atau  men  ternaknya. Kelinci  bisa  di bilang  hewan  dengan  kelebihan  mempunyai daya  hidup  yang  relatif  tinggi, sehingga  mampu  hidup  atau  berkembang  hampir  di seluruh  wilayah  dunia.

Mungkin  dari  kebanyakan  orang  menyangka  bahwa  kelinci  hanya  dapat  dijadikan  sebagai  hewan  peliharaan  saja. 

Tapi  nyatanya  ternak  kelinci  pedaging  malah  dapat  menjadi  peluang  usaha  dengan  berpenghasilan  yang  lumayan  cukup  menjanjikan. 

Ternak  kelinci  pedaging  bisa  dibilang adalah  sebuah  peluang  usaha  yang  sangat bagus  bagi  para  pemula  yang  ingin  bergelut di  dunia  bisnis. Selain  modalnya  yang  tidak terlalu  besar, ternak  kelinci  pedaging  juga dijamin  menguntungkan. 

Pasalnya  Kelinci  adalah  hewan  yang  mudah dapat  berkembang  biak  dengan  cepat.

Makanya  banyak   orang  yang   tertarik  untuk memulai  ternak  kelinci, terutama  ternak kelinci  pedaging.

Apa  kalian  tidak  Tertarik  untuk  memulai bisnis  ternak  yang  satu ini?.

Oh  yaah  sedulur  zonatani.com  Tidak semua jenis  kelinci  dapat  kalian  gunakan  sebagai kelinci  pedaging.

Kami  akan  jelaskan ciri-ciri kelinci  yang  cocok  buat  kalian  gunakan  sebagai  kelinci pedaging, di antaranya  adalah  kelinci  yang  memiliki  badan  lebar  dan  mudah  untuk dikembangbiakan. 

Berikut  penjelasan  tentang  2  jenis  kelinci pedaging  yang  berpotensi  untuk mendatangkan  keuntungan  yang  besar :

1. Kelinci New Zealand White

Kelinci new zealand white

Kelinci  yang  memiliki  warna  bulu  putih  bersih  dengan  beratnya bisa mencapai 5 kg.

Ketika  nanti  dikembangbiakkan, kelinci  new zealand white ini dapat melahirkan 10 hingga 12 anak setiap satu kali melahirkan.

2. Kelinci  Flemish Giant

Kelinci flemish giant

Kelinci  yang  memiliki  bulu  berwarna beragam, tubuh  yang  sedikit  panjang, dan  mempunyai  telinga  lebar.

Berat  kelinci  Flemish giant  ini bisa mencapai 10 kg, sehingga  sangat  cocok  untuk  dijadikan  sebagai  kelinci  pedaging.

Tata cara ternak kelinci pedaging

1. Memilih indukan kelinci

Langkah  awal  yang  harus kalian lakukan  adalah  memilih  indukan kelinci  pedaging  dengan  dan  harus  yang  keadaanya  benar - benar  sehat dan  berkualitas.

Kenapa? Karena  dengan  kalian  memilih indukan  yang  sehat  dan  berkualitas  nantinya  sangat  berpengaruh  terhadap keberlangsungan  ternak  kelinci  milik kalian ( bisa untung besar) 

Ketika  memilih  indukan  kelinci  kalian  juga  harus  benar-benar  memperhatikan  bibit ternak  yang  akan  kalian  beli  nanti. 

Diusahakan  nanti  pas  waktu  pembelian  indukan  kelinci  yang  mau  di  ternak  kalian  harus  memilih  kelinci  betina  dengan bobot  mencapai  minimal 4 kg  dan  kelinci jantannya  dengan  bobot  minimal 3 kg.

Pastikan  juga  nanti  pilih  warna  mata  kelinci  yang  cerah, terus  bulunya  juga  harus  yang bersih (agar nanti keturunanya juga ikut bersih juga bagus) pinggulnya  bulat, dan  satu  lagi yang  sangat  penting?  gerakannya  harus benar - benar  lincah, kenapa? Supaya memastikan  bahwa  indukan  yang  kalian  beli itu  benar - benar  sehat  dan  siap  untuk  di ternak. 

2. Menyiapkan kandang

Selain  kedua  hal  diatas  tadi, tentu  kalian  juga  tidak  bisa  melupakan  hal  yang  satu  ini  yaitu  tempat/rumah  untuk  ternak  kelinci  atau kandang  yang  berfungsi  nantinya  sebagai tempat  tinggal  kelinci  yang  akan  diternak.

Dalam  memilih  lokasi  ternak  di  usahakan kalian  harus /wajib  memilih  lokasi  yang  jauh dari  keramaian  bertujuan  agar  nanti  si kelinci lancar  dalam  kelangsungan beternaknya ( tidak stres) dan untuk  tempatnya  kalian  bisa menggunakan  kayu  bambu.

Sediakan  juga  pakan  dan  air  minum  di  area  kandang. Usahakan  jangan  pernah menyatukan  kelinci  jantan  dan  betina  dalam satu  kandang, supaya  menghindari  perkawinan  dini. Kalian  hanya  boleh  menyatukan  dua kelinci  jantan  dan  betina  yang  sudah  cukup  usia.

Selain  itu  menjaga  kebersihan  kandang  juga sangatlah  penting, untuk  membersihkan kandang  minimal 2  minggu  sekali.

3. Memilih pakan yang bagus

Memilih  Pakan  yang  Tepat/bagus. Untuk pakan  kelinci  peternakan  berbeda  dengan pakan  kelinci  untuk  peliharaan  yah  sedulur Zonatani.com, Untuk  kelinci  peternak, kalian  harus  menambahkan  protein  dan  nutrisi pada  pakannya, seperti  viterna  dan  hormonik.  Nutrisi  tersebut  bisa  kalian  berikan  sebanyak 2 kali  sehari  supaya  kelinci cepat  gemuk.

4. Mengawinkan kelinci

Seperti  yang  sudah  saya  jabarkan  tadi  di atas, kalian  tidak  boleh  dan  jangan  sampai mencampurkan  antara  kelinci  jantan  dan betina  dalam  satu  kandang  sekaligus  untuk mencegah  perkawinan  dini. Mengapa demikian?  Karena  perkawinan  dini  nantinya bisa  mengancam  kegagalan  reproduksi.

Atas  dasar  hal  tersebut, maka  usia  yang tepat/baik ( ideal)  untuk  mengawinkan  antara kelinci  betina  dan  pejantan  diusahakan  disaat  kelinci  jantan  berusia  8  bulan  dan kelinci  betina  berusia  6  bulan.

Setelah  nanti   proses  perkawinan  selesai, kalian  harus  keluarkan kelinci  jantan  dan  kelinci  betinanya  dari  kandang, dan  biarkan mereka  untuk  beristirahat  selama 10 – 15 menit.  Setelah  itu  masukan  kembali keduanya  ke  dalam  kandang  yang  sama hingga  kelinci  betina  tidak  mau  melanjutkan proses  perkawinannya lagi. 

5. Proses pemeliharaan dan Panen

Ternak kelinci

Cara merawat anakan kelinci

Bila nanti  proses  perkawinan  selesai,  tentu saja  kelinci  betina  nantinya  akan  mengandung  dan  melahirkan  anak – anak kelinci  yang  baru. Nantinya  dengan kelinci - kelinci  yang  baru kalian  bisa  kembang biakkan  lagi. 

Nah, nantinya  juga  dalam  tata  cara  merawat anakan  tersebut  supaya  nantinya  anakan  tetap  sehat  terus  bisa  buat  diternak  kembali  adalah  dengan  kalian  rajin  membersihkan  kandangnya  secara  rutin  dan  memberikan  makanan  yang  bergizi  seperti  sayuran  dan  wortel.

Cara panen yang baik

Penting sekali peran dalam tata cara panen anakan kelinci yang baik dan benar nantinya.  Untuk mengetahui  bahwa kalian  baru bisa memanen anakan kelinci adalah  setelah usia memasuki bulan ke 3 hingga ke 4.

Pada usia tersebut , umumnya harga kelinci sudah mencapai hingga 80 ribuan per ekor.  Tentunya lumayan bukan sedulur Zonatani.com hehehee

Itulah tadi  beberapa ulasan dan hal penting dalam ternak kelinci pedaging yang perlu kamu ketahui, tentunya  sebelum  kalian melakukan  ternak  kelinci.

Semoga artikel ini bermanfaat dan membantu buat kalian  semua  sedulur Zonatani.com

Salam seduluran dari kami zonatani.com.

Post a Comment

0 Comments